"Pelayanan Layaknya Keluarga."

Air ketuban adalah cairan bening berwarna kekuningan yang disimpan dalam kantung ketuban. Cairan ini terbentuk dalam kantung ketuban dalam 12 hari pertama setelah konsepsi. Air ketuban mengelilingi bayi yang tumbuh di rahim dan jumlahnya akan semakin banyak seiring bertambahnya usia kehamilan.
Cairan ketuban memiliki banyak fungsi penting untuk perkembangan janin yang sehat. Namun, jika jumlah cairan ketuban di dalam rahim terlalu sedikit atau terlalu besar, komplikasi dapat terjadi. Berikut informasi seputar air ketuban yang perlu ibu ketahui.
Ada beberapa fungsi air ketuban selama kehamilan yang perlu ibu pahami, yaitu:
Jumlah cairan ketuban akan terus meningkat hingga sekitar usia 36 minggu kehamilan. Pada saat itu, jumlahnya bisa mencapai sekitar 1 liter. Setelah melewati minggu ke 36, jumlah cairan ketuban biasanya mulai berkurang. Ada beberapa kondisi yang membuat ibu hamil memiliki terlalu sedikit atau terlalu banyak cairan ketuban. Cairan ketuban yang terlalu sedikit disebut oligohidramnion, sedangkan jika terlalu banyak disebut polihidramnion. Keduanya berisiko menimbulkan masalah pada ibu dan bayi, sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus dari dokter.