"Pelayanan Layaknya Keluarga."

Kanker serviks adalah sel kanker yang tumbuh dan berkembang pada sel dan jaringan yang ada di leher rahim. Jenis kanker ini terjadi karena infeksi human papillomavirus atau HPV yang menular dari hubungan seksual, baik melalui oral maupun penetrasi. Inilah sebabnya, Anda perlu tahu apa saja gejala awal kanker serviks dan kapan harus melakukan pemeriksaan ke dokter.
Keputihan yang abnormal juga termasuk dalam gejala kanker serviks stadium awal. Ketika hal ini terjadi, tampilan warna lendir pada keputihan terlihat tidak biasa dan beraroma tidak sedap. Selain itu, tekstur dan konsistensi cairan vagina juga terasa tidak biasa.
Gejala awal kanker serviks yang paling umum adalah perdarahan pada vagina saat sedang tidak menstruasi. Perdarahan yang terjadi bisa lebih banyak atau lebih sedikit dari menstruasi biasanya. Selain itu, perdarahan juga dapat terjadi pada wanita yang sudah menopause, atau terjadi ketika sedang berhubungan intim.
Jika Anda mengalami rasa nyeri pada panggul saat berhubungan intim, kemungkinan itu merupakan gejala awal kanker serviks. Namun, gejala ini sebenarnya juga dapat terjadi karena penyakit lain, misalnya endometriosis atau miom. Jika merasakan gejala ini, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter.
Gejala kanker serviks yang dialami oleh penderita biasanya berupa nyeri panggul, masalah buang air kecil, dan kaki bengkak. Jika kanker telah menyebar ke organ-organ terdekat atau kelenjar getah bening, kanker dapat memengaruhi mekanisme kerja organ-organ tersebut. Misalnya, komplikasi kanker serviks dapat menekan kandung kemih atau menghalangi aliran darah dalam pembuluh darah.
Tubuh mudah lelah bisa terjadi karena banyak faktor. Salah satunya adalah perdarahan yang tidak normal pada vagina. Alhasil, lambat laun tubuh mengalami kekurangan sel darah merah atau anemia yang mengakibatkan kelelahan. Bahkan, rasa lelah pada tubuh tidak berkurang meski telah mendapatkan cukup waktu untuk beristirahat.